Menu

17 Kali Beraksi, Jun Vales Spesialis Copet Ditembak, Penumpang di Angkot jadi Sasaran

  Dibaca : 632 kali
17 Kali Beraksi, Jun Vales Spesialis Copet Ditembak, Penumpang di Angkot jadi Sasaran
PENCOPET DITEMBAK— Pelaku Jun Vales yang merupakan spesialis copet di dalam angkot dibawa ke RS Bhayangkara setelah ditembak Tim Elang.

PADANG, METRO
Pelarian pelaku copet yang kerap menyasar penumpang angkutan kota (angkot) di Padang, akhirnya berakhir. Tim Elang Satreskrim Polresta Padang membekuk pelaku benama Junaidi alias Jun Vales (41) di Jalan Raya Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Rabu (23/9) sekitar pukul 20.00 WIB.

Namun, karena melawan dan berusaha kabur saat akan ditangkap, Tim Elang terpaksa melumpuhkan pelaku dengan menghadiahi timah panas. Peluru pun bersarang di kaki sebelah kiri pelaku hingga membuatnya menyerah. Usai diamankan, pelaku kemudian dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan.

“Pelaku ini spesialis copet dalam angkot di Padang. Dari hasil penyelidikan, pelaku sudah beraksi sebanyak 17 kali bersama rekannya yang telah lebih dulu telah ditangkap,” ujar Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda, Kamis (24/9).

Menurut Kompol Rico, pelaku terakhir beraksi pada Selasa (15/9) yang lalu, di salah satu angkot jurusan Pasar Raya – Aur Duri. Dari aksi pelaku, satu unit telepon seluler milik seorang penumpang berhasil dicurinya.  Untuk modusnya saat beraksi, pelaku berupaya mengalihkan perhatian korban dengan cara pura-pura mengggeser bangku serap yang ada di depan korban.

“Yang berperan mengalihkan perhatian korban dilakukan oleh rekannya, sementara pelaku Jun Vales sebagai eksekutor.  Mereka beraksi ketika angkot melaju di Jalan Pemuda atau sebelum Plaza Andalas. Setelah mendapatkan Hp korban, pelaku pun turun dari angkot. Berawal dari laporan korban inilah, kami melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku,” katanya.

Sebelumnya, rekan pelaku bernama Darman (39) lebih dulu ditangkap pihak kepolisian di kawasan Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Selasa (15/9). Pelaku ini juga terpaksa ditembak karena berupaya kabur. Diketahui, Darman juga merupakan  residivis atau beberapa kali keluar masuk penjara yang sudah lima kali divonis hukuman atas kasus jambret.

Sebelum timah panas polisi bersarang di kaki sebelah kirinya, dulu pelaku Darman juga pernah ditembak di kaki sebelah kanannya karena kasus jambret.

“Mayoritas korban dari aksi pelaku adalah ibu-ibu. Bahkan, satu di antara korbannya meninggal dunia usai dijambret. Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Padang Timur pada 27 Agustus 2020 yang lalu,” ujar Kompol Rico.

Selain itu, Kapolresta Padang AKBP Imran Amir mengatakan, pengungkapan kasus ini merupakan kerja keras anggotanya, untuk meminimalisir aksi kejahatan yang meresahkan masyarakat. Aksi kejahatan pelaku seperti curanmor, curat hingga curas menjadi prioritas.

“Ini atensi Pak Kapolda Sumbar menjadi prioritas penanganan 3 C (curanmor, curat dan curas). Pokoknya yang meresahkan masyarakat menjadi target kami. Beberapa pelaku lainnya sekarang dalam target kami,” ujarnya. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional