Menu

16 Pejabat Fungsional Dilantik, Bupati: Bekerja Penuh Tanggung Jawab Layani Warga

  Dibaca : 74 kali
16 Pejabat Fungsional Dilantik, Bupati: Bekerja Penuh Tanggung Jawab Layani Warga
LANTIK PEJABAT— Bupati Agam Dr Andri Warman melantik 16 pejabat fungsional di lingkungan Pemkab Agam.

Bupati Agam Dr Andri Warman melantik 16 pejabat fungsional di lingkungan Pemkab Agam.Kepada pejabat yang dilantik, bupati meminta untuk bekerja penuh tanggung jawab.

”Banyak tantangan yang harus dihadapi dan disikapi serta senantiasa harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, cinta kasih, dan rasa bangga melayani masyarakat,” ujar Andri Warman saat pelantikan di Aula Kantor Bupati Agam, Selasa (6/4).

Disebutkan, pelantikan pejabat fungsional, mesti dimaknai dengan kepentingan organisasi. Bukan sekedar kepentingan tertentu, melainkan untuk melakukan pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan pengawasan pemerintah guna meningkatkan layanan dan mewujudkan good governance

Menurutnya, jabatan fungsional merupakan jabatan yang berisi fungsi dan tugas pelayanan fungsional yang memiliki karakteristik tertentu. Bekerja sebagai tenaga fungsional adalah memberikan pelayanan fungsional yang berdasarkan kepada keahlian dan keterampilan tertentu.

Dikatakan, untuk menjadi pejabat fungsional tersebut tidaklah mudah, kita harus memiliki integritas dan moralitas yang baik, dan harus lulus uji kompetensi teknis, managerial, dan sosial kultural.

Bupati Agam, Dr. Andri Warman menegaskan beberapa hal kepada pejabat fungsional yang baru dilantik. Yaitu, senantiasa menjaga dan mempertahankan integritas, loyalitas, disiplin dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab.

”Kedua, menjaga netralitas PNS sebagai aparatur dengan maksud menjamin terselenggaranya tugas-tugas pemerintah dan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih baik,” ujarnya.

Ketiga, harus bersifat sensitif dan responsif terhadap tantangan dan permasalahan yang timbul, baik di dalam maupun di luar organisasi. Serta mempunyai jiwa semangat untuk mewujudkan good governance dan menghindari terjadinya proses KKN dalam melaksanakan program kerja dan kegiatan.

”Serta mempunyai wawasan jauh kedepan dan mampu melakukan terobosan yang positif melalui pemikiran yang kreatif, inovatif dan sistematik untuk kepentingan organisasi. Mempunyai kemampuan untuk mengkombinasikan berbagai sumber dan memanfaatkan sumber daya secara optimal, sehingga dapat menghasilkan produktivitas kerja secara maksimal,” jelasnya. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional