Menu

16 Kelurahan Masuk Zona Merah Kasus Stunting

  Dibaca : 94 kali
16 Kelurahan Masuk Zona Merah Kasus Stunting
MATERI STUNTING— Kepala DP3AP2KB Kota Padang, Editiawarman saat menjadi pemateri dalam rapat kerja penanganan masalah stunting di Kota Padang.

BUNDO KANDUANG, METRO
Masalah stunting di Kota Padang harus menjadi perhatian Pemko. Saat ini 16 kelurahan di Kota Padang masuk dalam zona merah kasus stunting. Kasus stunting pun cukup tinggi dan harus perlu antisipasi agar tidak menjadi angka mengkhawatirkan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana yang baru saja dilantik, Editiawarman, Kamis (22/4). Untuk mengatasi hal ini, perlu adanya intervensi dari berbagai OPD dalam menyelesaikannya.

“Ini sudah instruksi langsung dari wali kota agar menggerakkan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyelesaikan angka stunting di 16 kelurahan dan 7 kecamatan ini,” sebut Editiawarman.

Dikatakan, jumlah angka stunting di Padang mencapai 249 kasus. Anak-anak itu mengalami kurang gizi akut sehingga dikhawatirkan akan berdampak secara medis terhadap kesehatan dan kecerdasan. Dan nanti mempengaruhi kecerdasan.

Tidak hanya itu, stunting juga akan mempengaruhi percaya diri sang anak nantinya. Jadi harus segera disikapi. “Semua OPD terlibat dan melakukan intervensi sesuai dengan tupoksi masing-masing. Mulai dari kecamatan, kelurahan, puskemas, penyuluh KB, Kementerian Agama dan unsur lainnya,” tandas Editiawarman.

Dijelaskan, rapat koordinasi penurunan angka stunting yang digelar kemarin adalah satu langkah untuk menyamakan persepsi dan memahami peran masing-masing. Intervensi bisa dilakukan sesuai dengan persoalan di lapangan. Dengan rapat itu diharapkan semua instansi langsung paham dengan tupoksi masing-masing.

Untuk diketahuiKekurangan gizi dalam waktu yang lama pada anak menyebabkan gagal tumbuh, lebih sering disebut stunting. Gangguan gizi dan kesehatan pada anak dapat menyebabkan tinggi badan saat lahir kurang dari 48 centimeter.

Saat berumur enam bulan, tinggi badannya masih di bawah 63 centimeter dan ketika berusia 12 bulan di bawah 71 centimeter. Normalnya, bayi lahir rata-rata memiliki tinggi badan sekitar 50 sampai 68 centimeter, saat enam bulan, tingginya sekitar 76 centimeter. Ketika 12 bulan, tingginya 97 centimeter dan saat berumur dua tahun tingginya mencapai 127 centimeter.

Ciri-ciri anak stunting pun bisa terlihat dari fisik. Pertumbuhannya lambat dibanding anak seusianya. Hasilnya buruk saat tes perhatian dan memori belajar, pertumbuhan gigi terhambat. Di usia delapan sampai sepuluh tahun, anak stunting biasanya lebih pendiam dan tidak banyak melakukan kontak mata dengan orang lain. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional