Close

15 Pelaku Tawuran Bersenjata Tajam Diciduk di kota Padang, Kedapatan Bawa Samurai dan Klewang

PELAKU TAWURAN — Jajaran Polresta Padang mengamankan belasan remaja tawuran yang kedapatan membawa senjata tajam.

PADANG, METRO–Belasan remaja yang diduga bagian dari geng-geng tawuran bersenjata tajam berhasil d­iringkus jajaran Polresta Pa­dang di beberapa lokasi pada Sab­tu malam (19/2) hingga Minggu dinihari (20/2). Pe­nang­kapan para pelaku tawuran itu lantaran keberadannya sudah sangat meresahkan masya­rakat.

Mereka diamankan tim ga­bungan Polresta Padang yang melaskanakan kegiatan patroli cipta kondisi (cipkon) di sepu­taran kota Padang untuk me­ngan­tisipasi balap liar dan ta­wuran. Mirisnya, 15 remaja yang diamankan itu mayoritas masih di bawah umur dan berstatus pelajar.

Parahnya lagi, selain mengamankan beberapa sepeda motor yang dipakai para remaja itu untuk mendatangi lawan-lawan tawu­rannya, Polisi juga menemukan 10 buah senjata tajam jenis samurai dan klewang.  Usai diamankan, mereka selanjutnya dibawa ke Polresta Padang untuk dilakukan pembinaan.

Kasatreskrim Polresta Padang Kompol Rico Fer­nanda mengatakan, pihaknya menjaring 15 remaja yang diduga menjadi bagian dari gerombolan pelaku tawuran bersenjata tajam yang tak segan-segan melukai para lawan tawurannya saat bertemu.

“Kami mengamankan belasan remaja tersebut di sejumlah titik seperti Jalan Samudera kawasan Pantai Padang, Kalawi, Jalan Tham­­rin, dan Simpang Enam. Gerombolan tawuran ini selalu berputar-putar mengguna­kan sepeda motor. Saat ber­te­mu lawan langsung me­reka serang,” ujar Rico yang dalam giat tersebut ber­tindak sebagai perwira me­nengah pengawas (Pamenwas).

Menurutnya, pergerakan gerombolan yang berjumlah puluhan orang ter­sebut bisa terdeteksi karena ada masyarakat yang melapor setelah berpapasan di jalan Thamrin, Kelurahan Alang Laweh.

“Laporan itu kami tindak lanjuti dengan menge­rah­kan personel Polresta Pa­dang beserta jajaran Polsek ke lokasi. Mengetahui kedatangan petugas, gerombolan tersebut langsung kabur meninggalkan lokasi. Namun sejumlah pelaku serta senjata tajam berhasil diamankan,”kata Rico.

Dilanjutkan oleh Rico, personel gabungan yang terdiri dari Sabhara, Res­krim dan lainnya tersebut terus melakukan pengejaran serta menyisir sejumlah titik untuk memburu gerombolan yang berhasil kabur karena disinyalir mereka akan kembali me­la­kukan tawuran.

“Dari perburuan itu akhir­nya diamankan remaja sebanyak 15 orang bersama 10 unit sepeda motor, dan 10 senjata tajam berupa parang dan klewang. Pelaku yang terjaring diketahui rata-rata ma­sih berumur 17 tahu­nan,­”im­buhnya.

Dijelaskan oleh Rico, satu di antara terduga pelaku tawuran berinisial RS (17) yang diamankan berstatus sebagai residivis. Ia pernah dihukum selama tiga bulan atas kasus pemerasan dan baru saja keluar dari Lembaga Pemasya­rakatan Khusus Anak.

“Para pelaku langsung dibawa ke Kantor Polresta Padang untuk dibina, sedangkan yang terbukti mem­bawa senjata tajam akan diproses secara pidana,” katanya.

Rico menegaskan pihaknya tidak akan main-main dengan para pelaku tawuran yang telah membuat resah serta mengusik rasa keamanan di tengah masyarakat.

“Jangan ragu-ragu untuk melaporkan kepada kami jika menemukan hal-hal mencurigakan, hingga membuat keresahan di tengah-tengah masya­ra­kat. Kami menjamin kera­ha­­siaan identitas pela­por,­”pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang pelaku yang terjaring yakni F (17) yang tinggal di Padang Besi itu, mengakui kalau dirinya yang merupakan bagian dari gerombolan memang berniat melakukan tawuran.

“Kami ada 20 lebih se­peda motor, sebelum dicegat oleh Polisi. Saya hanya  ikut-ikutan karena diajak teman,” tutupnya. (rom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top