Close

15 Menit Mengudara, Pesawat Rombongan DPRD Sumbar Alami Gangguan, Evi Yandri: Panik, Hanya Bisa Pasrah dan Berdoa

KENAKAN MASKER OKSIGEN— Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman kenakan masker oksigen saat pesawat yang ditumpanginya mengalami gangguan setelah 15 menit terbang.

PADANG, METRO–Pesawat Lion Air yang ditumpangi rombongan Ko­misi I DPRD Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) tujuan Batam yang baru 15 menit terbang, tiba-tiba kembali lagi men­darat di  Bandara Inter­nasio­nal Minangkabau (BIM), Se­nin (13/12).

Diduga pesawat tersebut  mengalami gangguan teknis, sehingga return to base (RTB) menuju BIM. Na­mun, untungnya seluruh pe­num­pang mendarat di BIM da­lam kondisi selamat mes­ki sem­­pat me­nim­bul­kan ke­pani­kan di dalam pe­sawat ter­sebut.

Informasi yang didapat dari Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman mengatakan, rombongan Komisi I ini berangkat sekitar pukul 13.15 WIB dengan penerbangan transit menuju Batam.  Sekitar 40 menit di udara, tiba-tiba tekanan udara di pesawat menurun drastis dan pilot memutuskan untuk balik ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

“Baru saja pilot mengumumkan pesawat harus balik ke BIM, posisi pesawat turun mendadak dan kami diminta untuk memasang masker oksigen yang sudah bergelantungan. Panik ya panik, semuanya sudah di atur sama yang di atas. Kalau memang dengan jalan ini kami kembali kepadaMU Ya Rabbi, mohon ampuni kesalahan kami sepesawat ini ya Allah,” ucap Evi Yandri.

Dia menyebut, dengan ketenangan pilot dan semua kru Lion Air yang ti­dak membuat panik penumpang, pesawat kembali mendarat dengan kondisi baik-baik saja di BIM. “Insha Allah kami menunggu untuk diterbangkan kem­bali dengan pesawat pengganti,” tambahnya.

Dia pun mengucapkan terima kasih kepada semua kru yang sudah berusaha keras membuat para penumpang selamat. “Terimakasih kami kepada pilot dan semua kru. Sujud syukur kami kepadaMU Ya Allah, masih memberikan kami waktu.”

“Insha Allah waktu di­berikan akan kami manfaatkan untuk memperbaiki diri, memperbaiki ibadah kami dan melakukan hal-hal yang bermanfaat,” sebut Evi Yandri di statusnya.

Keputusan Pilot Tepat untuk Aspek Keselamatan

Corporate Communications Strategic of  Lion Air, Danang Mandala Prihantoro menjelaskan, bahwa operasional dan penerbangan nomor JT-145 rute Bandar Udara Internasional Minangkabau Padang di Padang Pariaman, (PDG) tujuan Bandar Udara Internasional Hang Nadim Ba­tam, Kepulauan Riau (BTH) te­lah dipersiapkan dengan baik sebagaimana standar ope­rasional prosedur (SOP).

“Lion Air hari ini (13/12) mengoperasikan Boeing 737-900ER registrasi PK-LQR, membawa tujuh awak pesawat dan 196 penumpang.  Sebelum keberangkatan, awak pesawat dan teknisi sudah melakukan pemeriksaan pada armada tersebut (pre flight check) dan dinyatakan layak serta aman dioperasikan (airworthy for flight). Proses keberangkatan dijalankan menurut SOP. Pesawat lepas landas pada 13.53 WIB (Waktu Indonesia Barat, GMT+ 07) dan dijadwalkan tiba pukul 14.55 WIB,” kata Danang.

Ditambahkan Danang, setelah 15 menit mengudara, pilot memutuskan untuk kembali ke bandar udara asal (return to base/ RTB) ke Bandar Udara Internasional Minangkabau, dikarenakan ada salah satu indikator pada kokpit yang menunjukkan pengatur tekanan udara dalam kabin pesawat ada indikasi gangguan, sehingga segera dilakukan pengecekan.

“Keputusan pilot sudah tepat, guna memastikan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan, masker oksigen diturunkan untuk dipergunakan oleh penumpang. Prosedur peng­­gunaan masker dipandu oleh awak kabin secara tepat dan benar. Semua penumpang melepas masker pelindung wajah, kemudian menggunakan masker oksigen. Seluruh alat berfungsi dengan baik,” ujarnya.

Danang menuturkan, pesawat mendarat pada 14.40 WIB. Setelah parkir sempurna pada tempatnya (parking stand), penumpang diarahkan turun me­nuju ruang tunggu guna mendapatkan informasi lebih lanjut. Kondisi dimaksud, awak pesawat dan penumpang dalam ke­ada­an selamat.

Lion Air saat ini tengah melakukan proses pemeriksaan guna mengetahui penyebab, agar memperoleh rekomendasi operasional.

“Kami  menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul.  Lion Air memberikan kompensasi (delay management) sebagaimana ketentuan yang berlaku,” ulasnya.

Ditegaskan Danang, untuk penerbangan tujuan Batam telah dipersiapkan dengan pesawat pengganti, menggunakan pesawat Lion Air lainnya yaitu Boeing 737-900ER registrasi PK-LHK. Pesawat dilakukan pengecekan awal (pre flight check) dan dinyatakan layak serta aman dioperasikan (airworthy for flight).

“Pesawat lepas landas pukul 18.43 dan sudah mendarat di Bandar Udara Internasional Hang Nadim pada 19.36 WIB.  Lion Air memiminalisir dampak yang terjadi, agar penerbangan dan operasional Lion Air yang lain tidak terganggu,” tutupnya.

Gangguan Teknis

Pesawat Lion Air JT145 penerbangan Padang tujuan Batam terpaksa harus kembali ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM) usai take off. Pesawat ini dilaporkan mengalami gangguan teknis.

Humas Angkasa Pura (AP) II BIM, Fendrick Sondra dalam keterangannya, Senin (13/12), mengatakan, pesawat Lion Air JT145 penerbangan Padang tujuan Batam terpaksa harus kembali ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM) usai take off.

“Pesawat ini dilaporkan mengalami gangguan teknis. Sehingga pesawat ha­rus kembali ke BIM atau istilahnya return to base,” ungkap Fendrick.

Dikatakannya, pesawat ini diketahui take off dari BIM sekitar pukul 13.15 WIB. Kemudian mengalami gangguan teknis dan memaksa pilot harus mendaratkan pesawat kembali ke BIM.

“Kami belum mendapatkan informasi detail terkait gangguan teknis tersebut. Sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari Lion Air. Informasi detail akan kami sampaikan apabila nanti dirilis pihak Lion Air. Untuk saat ini seluruh penumpang sudah berada di ruang tunggu BIM dalam keadaan baik,” jelasnya.

Fendrick mengungkapkan, penumpang dijadwalkan akan kembali diterbangkan pada pukul 18.30 WIB. Namun saat ini, pesawat pengganti masih menunggu.

“Karena pihak Lion Air sedang menunggu pesawat pengganti yang landing sekitar satu jam lebih kurang,” tuturnya. (rgr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top