Menu

Inggris vs Skotlandia, Pertandingan Bersejarah Derby Britania

  Dibaca : 216 kali
Inggris vs Skotlandia, Pertandingan Bersejarah Derby Britania
IM Nasional (Timnas) Inggris akan berhadapan dengan Timnas Skotlandia di matchday 2 Grup D Euro 2020, Sabtu (19/6).

TIM Nasional (Timnas) Inggris akan berhadapan dengan Timnas Skotlandia di matchday 2 Grup D Euro 2020, Sabtu (19/6). Derby Britania ini akan digelar di Wembley Stadium, London.

The Three Lions Inggris me­miliki skuad yang jauh lebih kuat daripada Skotlandia, dalam per­tan­dingan pembukaan Euro 2021 me­reka mam­pu memenangai pertandingan pertama grup D Euro 2021. Inggris menaklukkan Kroa­sia 1-0 di Wembley lewat gol tunggal Inggris Raheem Sterling.

Dengan kemenangan tersebut, rekor tak ter­kalahkan The Three Lions Inggris sekarang menjadi tujuh pertandingan. Saat ini Inggris berada di posisi kedua klasemen grup D Euro 2021, berbeda selisih gol dari Republik Ceko.

Sementara itu, pada laga perdana, Skotlandia tampak kurang menawan saat melawan Republik Ceko lantaran menderita kekalahan meskipun men­dominasi sebagian per­mainan. Mereka kalah dari Republik Ceko 2-0 di Hampden Park.  Kekalahan itu membuat Skotlandia kemungkinan membutuhkan kemenangan kontra Inggris guna lolos dari fase grup.

Berdasarkan catatan di situs resmi UEFA, ini jadi kali pertama Inggris dan Skotlandia bakal bertemu setelah kali terakhir berjumpa di babak play-off Piala Eropa 2000 di Hampden Park. Secara keseluruhan, sejak 1989 Inggris vs Skotlandia sudah bertemu sebanyak lima kali, dimana kali terakhir Inggris bisa keluar sebagai pemenang di Wembley dengan skor 3-2.

Duel Inggris melawan Skotlandia ini dipastikan akan menyedot perhatian banyak pecinta sepakbola dunia. Selain karena rivalitas kedua tim yang sudah berlangsung lebih dari 100 tahun, dua tim terbaik di daratan Britania Raya itu juga cukup berimbang da­lam duel-duel yang sudah dilangsungkan.

Setelah 149 tahun usai pertemuan perdana di Ha­milton Crescent, Glasgow, 1872 silam, Inggris vs Skotlandia total sudah memainkan sebanyak 114 pertandingan. Statistik pertemuan keduanya sejauh ini cukup berimbang, dengan Inggris meraih 48 kemenangan berbanding 41 kemenangan milik Skotlandia. Sementara 25 laga lainnya berakhir imbang.

Dari keseluruhan laga tersebut, Inggris mencetak 203 gol ke gawang Skotlandia. Sedangkan di sisi lain, Skotlandia merobek ga­wang The Three Lions sebanyak 174 gol. Dari segi trofi, sejauh ini Inggris masih lebih oke dari rival abadinya itu. Raihan terbesar mereka tentu saja Piala Dunia 1966. Sementara Skotlandia belum sekalipun pernah meraih trofi bergengsi di kancah Eropa.

Manajer Inggris, Gareth Southgate mengatakan pertemuan ini sangat spesial untuk semua orang yang terlibat, dan terutama para pendukung kedua tim.

“Jadi ini menambah dinamika berbeda pada grup kualifikasi tempat kami berada, tidak ada pertanyaan tentang itu. Tapi hal baiknya adalah, dari sudut pandang kami, kami harus pergi ke Hampden untuk lolos ke Piala Dunia dan bermain di Wembley (imbang 2-2 tandang dan menang 3-0 di kandang).” katanya.

Sementara itu pelatih Skotlandia, Steve Clarke,  menilai pertemuan ini sangat bersejarah. “Itu sudah lama berlalu; itu sangat berarti. Dan orang-orang mengatakan itu tidak berarti banyak bagi orang Inggris, tetapi setelah bekerja di Inggris, saya tahu itu sangat berarti bagi orang Inggris. Inggris; mereka tidak ingin kalah dari Skotlandia. Dan itu sama sebaliknya. Anda tahu betapa bersemangatnya ka­mi, dan betapa kami menikmati mengalahkan Inggris. Itu tidak terjadi terlalu banyak baru-baru ini.” katanya.

Inggris dan Skotlandia sudah sangat saling mengenal. Sejauh ini, mereka telah bertemu 114 kali, dan menjadikan Inggris vs Skotlandia sebagai partai yang paling sering dimainkan di pentas Internasional.

Selain itu, sederet pemain Skotlandia juga merupakan sosok-sosok penting di klub-klub Inggris. Misalnya saja, kapten Andrew Robertson (Liverpool), bek sayap Kieran Tierney (Arsenal), gelandang Scott McTominay (Manchester United), hingga striker Che Adams (Southampton).

Skotlandia takkan merasa gentar meski laga keduanya ini adalah melawan Inggris di Wembley. Mereka siap untuk berjuang meraih poin. Saat ini kondisi Jordan Henderson terpantau bugar, kendati de­mikian sepertinya dia tak akan diberikan menit bermain pada laga kontra Skotlandia.

Skotlandia seharusnya bisa menyambut kembalinya Kieran Tierney dari Arsenal setelah ia absen dalam pertandingan kontra Republik Ceko karena cedera ringan.

Sementara itu, Billy Gilmour diragukan tampil dalam laga kontra Inggris. Namun, kabar menggembirakan bagi Inggris, Bek Manchester United Harry Maguire yang tidak bermain sejak awal Mei karena cedera lututnya, kabar terbaru, kondisinya telah membaik.

Harry Maguire telah memberi Gareth Southgate dan Inggris dorongan Euro 2020 dengan menyatakan dirinya siap untuk pertarungan dengan Skotlandia. Ada keraguan bahwa kapten Manchester United akan fit untuk per­tandingan penyisihan grup Euro 2020.

Namun kurang dari 48 jam sebelum pertandingan krusial Wembley dengan Skotlandia, Maguire mengatakan dia siap untuk pergi. “Saya merasa baik, saya siap kembali bermain. Saya telah berlatih dan saya menantikannya,” katanya, Kamis, (17/6).

Jika dia ada di tim untuk meningkatkan tim, itu cukup adil baginya. Dia juga berkata bahwa Tyrone dan John melakukan pekerjaan dengan baik dan menjaga clean sheet dan dia sangat senang untuk mereka.

“Setiap pertandingan di Euro adalah pertandingan besar tetapi menempatkan Skotlandia di sana juga sangat besar. Ini akan menjadi hari yang luar biasa, kesempatan besar bagi negara untuk berkumpul dan mendorong kita maju,” pungkas Harry Ma­guire. (*)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional