Menu

130 Balon Walnag Ikuti Fit and Proper Test

  Dibaca : 516 kali
130 Balon Walnag Ikuti Fit and Proper Test
Ratusan Ballon Wali Nagari dari 16 Nagari di Pasaman saat ikuti ujian tes tertulis (fit and proper test).

PASAMAN, METRO
Sebanyak 130 orang bakal calon (Balon) Wali Nagari (Walnag) dari 16 kenagarian di Kabupaten Pasaman Sumatera Barat (Sumbar) menjalani ujian tertulis dan tes wawancara ( fit and proper test) sebagai tahapan seleksi tambahan pemilihan wali nagari di daerah itu.

Dari 130 orang calon Walinagari yang mengikuti ujian tertulis dan tes wawancara tersebut berasal dari 16 kenagarian di Pasaman yakni Nagari Binjai, Ladang Panjang, Malampah, Simpang, Alahan Mati, Limo Koto, Ganggo Hilia, Ganggo Mudiak, Durian Tinggi, Pauah, Aia Manggih, Jambak, Cubadak, Simpang Tonang, Lubuk Layang dan terakhir Nagari Languang.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemkab Pasaman Hasiolan Hutagalung. Selasa (25/2) saat dihubungi di Lubuk Sikaping, Ia menyebutkan ujian tertulis dan tes wawancara tersebut merupakan seleksi tambahan di tingkat kabupaten. Sebab, calon di 16 nagari yang dijadwalkan ikut dalam perhelatan pemilihan walinagari di Pasaman melebihi batas dan jumlah maksimal dalam pencalonan walinagari itu sendiri.

Hal tersebut di atur dalam Permendagri Nomor 112 Tahun 2014 atas perubahan Permendagri Nomor 65 Tahun 2017 tentang Pemilihan Kepala Desa dan Perda Pasaman Nomor 1 tahun 2016 dirubah menjadi perda Nomor 3 tahun 2019 tentang pilwana.

“Karena melebihi lima calon, maka hari ini diadakan seleksi tambahan di tingkat kabupaten,” kata Hasiolan.

Hasiolan mengungkapkan untuk jadwal ujian tertulis dan wawancara dalam penjaringan tersebut dijadwalkan dalam dua hari yakni Selasa 25 Februari hingga Rabu 26 Februari 2020. Untuk jadwal pemilihan walinagari nantinya kata dia akan dilaksanakan pada tanggal 29 maret 2020 mendatang.

Sementara itu kata dia, penilaian hasil seleksi nantinya menggunakan sistim ranking, selanjutnya akan ditetapkan sebagai calon wali nagari oleh panitia pemilihan nagari (PPN) di masing-masing nagari.

“Hasilnya akan kami serahkan ke PPN, nilai lima tertinggi akan ditetapkan sebagai calon, kalau calonnya enam orang berati yang gugur satu, kalau tujuh gugur dua dan seterusnya seperti itu,” katanya.

Ia menyebutkan untuk pembuatan soal tes tertulis dan wawancara sendiri pihaknya bekerjasama dengan akademisi dari dua perguruan tinggi di daerah itu yakni Yayasan Pendidikan Pasaman (Yappas) dan STAI Lubuk Sikaping.

Sementara untuk panitia seleksi (Pansel) sendiri pihaknya mempercayakan 6 orang Dosen dari dua perguruan tinggi tersebut.

Hal tersebut dilakukan untuk menjamin seleksi tambahan tersebut dilakukan secara profesional sehingga tidak ada asumsi dari masyarakat panitia tidak netral.

Sebelum ratusan bakal calon (Ballon) walinagari mengikuti ujian tertulis dan tes wawancara ( fit and proper test) terlebih dahulu Bupati Pasaman Yusuf Lubis membuka acara tersebut.(cr6)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional