Menu

13 Sukarelawan Solsel Divaksin Sinovac

  Dibaca : 488 kali
13 Sukarelawan Solsel Divaksin Sinovac
DISUNTIK VAKSIN— Sekdakab Solsel Doni Rahmat Samulo saat pemberian Vaksin Sinovac. Saat penyuntikan vaksin itu disaksikan kepala Dinas Kesehatan Solsel Dr H Novirman.

SOLSEL, METRO
Sebanyak, 13 sukarelawan perwakilan dari semua unsur di Pemerintahan Kabupaten Solok Selatan (Solsel) berhasil diberikan vaksin sinovac. Pemberian vaksin Covid-19 itu dilakukan di aula Sarantau Sasurambi, Kamis (4/2).

“Hari ini dilakukan pencanangan vaksin Covid-19, ada beberapa perwakilan yang telah di vaksin. Selanjutnya aan dilakukan di setiap puskesmas di kabupaten ini,”ujar Pj Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Solsel, Doni Rahmat Samulo.

Dia menjelaskan, dari sepuluh target yang akan di vaksin berhasil memberikan kepada 13 orang dari 24 yang ikut mendaftar. Di mana, lanjutnya, saya pertama mendaftar untuk divaksin. “Namun, saat dilakukan skrining, saya tidak lolos, namun setelah dilakukan pemeriksaan kedua kali baru bisa untuk di vaksin. Pak Kapolres jadinya yang pertama di vaksin, karena beliau lolos ketika di skrining. Selanjutnya perwakilan dari kejaksaan dan TNI. Baru akhirnya saya bisa melakukan vaksin setelah dilakukan skrining ulang,” ungkap Doni.

Dia menyebutkan, untuk tahap satu ini, Solsel mendapatkan 1.004 vaksin dari rencana awal 1.197.  Di mana vaksin ini disimpan di gudang farmasi Dinas Kesehatan sebelum didistribusikan untuk dilakukan vaksin.

Dimana selanjutnya vaksin dilaksanakan kepada tenaga kesehatan. Untuk itu kepada tenaga kesehatan untuk jangan takut dan mereka merupakan ujung tombak untuk terwujudnya kepercayaan masyarakat akan vaksin ini. “Tenaga kesehatan merupakan ujung tombak, maka itu jangan takut dan berikan kepercayaan kepada masyarakat tentang vaksin sinovac ini,”sebut Doni.

Kepala Dinas Kesehatan Solsel, Dr H Novirman menjelaskan, untuk tenaga kesehatan dilakukan pada Jumat dan Sabtu (5-6), karena hari ini tidak tercapai. Dimana hari ini tenaga kesehatan dari puskesmas sudah didatangkan.”Untuk tenaga kesehatan, dilakukan selama dua hari. Ditambah bagi tenaga kesehatan yang bermasalah (pasien Covid-19),” kata Novirman.

Sementara itu, Kapolres Solsel AKBP Teddy Purnanto sebagai volunteer pertama yang divaksin mengatakan, jangan ragu untuk divaksin, karena tidak efek dan rasa lainnya. “Saya tidak merasakan apa-apa saat divaksin, dan juga tidak ada pengaruh lainnya di tubuh saya. Hanya saja merasa lapar,”canda Kapolres.

Untuk itu kapoilres menghimbau kepada semua pihak, untuk tidak perlu ragu dan takut untuk di vaksin sinovac (Covid-19). “Jangan takut untuk divaksin, semua Ama dan itu saya rasakan sendiri,” kata kapolres. (afr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional