Menu

13 Atlet Sumbar Ikuti Pelatnas

  Dibaca : 68 kali
13 Atlet Sumbar Ikuti Pelatnas
Ilustrasi Atlet Pencak Silat

PADANG, METRO – Sebanyak 13 atlet Sumatera Barat yang dipanggil pengurus besar di pusat (PB pusat) untuk pemusatan atlet nasional (Pelatnas). Dari 13 atlet itu, 11 dari cabang atletik, satu orang atlet pencak silat dan satu orang dari cabang taekwondo.

Ketua Koni Sumbar, Syaiful mengatakan, atlet yang dipanggil tersebut menjadi beban dan tanggung jawab PB pusat. Namun Koni Sumbar juga memberikan perhatian, seperti dana bulanan dan bantuan berupa tiket untuk para atlet tersebut.

“Memang untuk saat ini dananya belum ada, kemungkinan dana tersebut bisa digunakan pada April mendatang,” ungkap Syaiful.

Dia juga menyebutkan, Koni Sumbar selalu memberikan perhatian kepada atlet berprestasi yang masih aktif dan juga kepada atlet Pelatnas dari Sumbar. Baik berupa suplemen motivasi dan berupa bonus tambahan, hanya saja masih menunggu.

Adapun suplemen motivasi yang diberikan berupa perhatian dan kehadiran Koni untuk bertemu dengan atlet-atlet yang sudah mengharumkan nama daerah.

“Tidak semua atlet nasional berpikir semua tentang uang. Suplemen motivasi juga sangat penting untuk memberikan dukungan kepada mereka dalam meraih kesuksesannya,” jelas Syaiful.

Selain itu terangnya, atlet berprestasi yang akan mengikuti kejuaraan atau pertandingan bila dana tidak ada, Koni juga akan menalangi dananya terlebih dahulu. Paling tidak untuk tiket ke pertandingan yang akan dilaksanakan.

Koni Sumbar juga telah mendapatkan penghargaan dari pusat dalam dua tahun terakhir. Bahkan 2019 ini, Koni Sumbar juga mendapatkan Anugerah Golden Award PWI pusat dalam kategori Koni Provinsi Dinamis dari ketua umum pusat.

Anugerah ini didapat karena Koni Sumbar dinilai terus aktif dan jalan terus tanpa terputus-putus dalam memberikan perhatian terhadap atlet serta melakukan berbagai kegiatan.

“Bila ada atlet berprestasi yang tidak diperhatikan, tolong kasih tau ke Koni. Bisa langsung datang ke saya ataupun bisa melalui media komunikasi,” ujar Syaiful.

Syaiful menjelaskan, untuk PON 2020 yang dilaksanakan di Papua, atlet yang akan dikirim akan dilihat secara maksimal pada pra PON atau Porwil yang akan di laksanakan. “Hanya empat besar atlet yang dibawa untuk mengikuti PON 2020. Koni akan cek langsung ke lapangan. Hanya atlet pilihan dan bernyali yang akan berangkat ke PON 2020 di Papua,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan Koni menuju PON 2020 di Papua akan dilaksanakan Pemusatan Latihan daerah (pelatda berjalan) dilaksanakan oleh Pengprov dan Koni Sumbar. Dalam hal ini Koni hanya membentangkan jalan untuk menuju jalan kesuksesan. Semua pihak terkait tentu mesti ikut mendukung dan memberikan yang terbaik. “Olahraga itu mencerahkan hidup. Jangan mengeluh, jangan melemah, tingkatkan motivasi dan jangan terpengaruh oleh yang lainnya, yang akan merugikan Diri sendiri,” pungkasnya. (e)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional