Menu

129 Kasus Positif, 2 Orang Meninggal

  Dibaca : 117 kali
129 Kasus Positif, 2 Orang Meninggal
TES SWAB—Sejumlah ASN di lingkungan Pemkab Sijunjung tengah jalani tes swab Covid-19 yang berasal klaster perkantoran.

SIJUNJUNG, METRO
Notifikasi perkembangan kasus psoitif Covid-19 di Kabupaten Sijunjung belum menunjukkan grafik penurunan. Hampir setiap harinya jumlah orang yang terkonfirmasi positif terus bertambah. Begitu juga dengan titik penyebaran atau klaster yang masih belum terputus. Bahkan, cenderung meluas dan massif.

Akibatnya, sejumlah kantor OPD dan kantor  pelayanan kepada masyarakat terkendala dan dialihkan secara virtual. Seiring dengan itu, ASN Pemkab Sijunjung pun menjalani tes swab, dikarenakan terdapat titik penyebaran baru di perkantoran.

Data notifikasi perkembangan Covid-19 di Sijunjung hingga Kamis (1/10), secara keseluruhan berjumlah 129 orang. Sebanyak 71 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 56 orang masih dalam masa isolasi penyembuhan. Sedangkan pasien terkonfirmasi positif yang dinyatakan meninggal dunia berjumlah 2 orang.

Sementara itu, hingga kini petugas Satgas Covid-19 terus melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang kontak erat dengan pasien sebelumnya. Sebanyak 402 orang tercatat sebagai kontak erat hingga Kamis (1/10). Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung, Zefnihan menjelaskan. ada sejumlah OPD di lingkungan Pemkab Sijunjung yang diwajibkan untuk menjalani tes swab. “Terutama bagi yang terdapat kasus Positif disana. Ada pegawai yang positif di dinas tersebut, maka seluruhnya wajib untuk tes swab. Kantor pun akan ditutup hingga hasil swab keluar,” tutur Zefnihan saat dihubungi koran ini.

Selain itu, pemberlakukan kerja dari rumah (work from home) juga diterapkan. “Jika di dinas tersebut tidak ada ditemukan kasus, maka tetap buka. Tapi tetap WFH, masuk secara bergantian untuk menghindari keramaian. Karena penyebaran banyak terjadi di perkantoran,” jelas Sekda Sijunjung.

Meski diterapkan WFH, ASN yang bekerja dari rumah tetap standby jika sewaktu-waktu diperlukan dan diharuskan untuk pergi ke kantor. “Jadi bukan diliburkan, tapi bekerja dari rumah,” ujarnya. Sebelumnya, Pemkab Sijunjung juga telah menyediakan tempat isolasi di Hotel Bukik Gadang, dan mengakomodir setiap kebutuhan pasien selama isolasi. “Tempat isolasi bisa di Hotel Bukik Gadang atau secara mandiri di rumah. Namun tetap dalam pengawasan petugas medis. Seluruh kebutuhan pasien selama masa isolasi akan diakomodir,” tambah Zefnihan.

Pihaknya mengimbau, kunci dari penanganan untuk memutus rantai penularan Covid-19 adalah kesadaran masyarakat sendiri, dengan menerapkan protokol kesehatan. “Kuncinya kesadaran kita sendiri dalam penerapan prokes. Pakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan,” imbau Zefnihan. (ndo)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional