Menu

12 Nelayan Hilang di Perairan Mentawai Ditemukan Selamat

  Dibaca : 266 kali
12 Nelayan Hilang di Perairan Mentawai Ditemukan Selamat
Ilustrasi-12 Nelayan Hilang di Perairan Mentawai Ditemukan Selamat

MENTAWAI, METRO
Sempat hilang kontak dan mengalami mati mesin, Kapal Motor (KM) dengan merek lambung Kencana Bahari membawa 12 anak buah kapal (ABK) berikut dengan nahkoda yang dilaporkan di perairan laut Siberut Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai berhasil ditemukan, Minggu (19/7).

Kapal yang memiliki panjang 14 meter dari bahan fiber fan kayu serta berwarna putih itu ditemukan tim SAR gabungan, Basarnas, Satpolair Polres Mentawai dan TNI AL di perairan laut antara Pulau Siberut dan Nias Selatan, Sumatra Utara (Sumut).

Kepala Kantor SAR Kelas B Mentawai Akmal mengatakan, keseluruhan awak kapal yang berjumlah 12 orang dinyatakan selamat. Mereka terdiri dari anak buah kapal (ABK) dan nahkoda. Delapan orang korban dievakuasi ke atas KN SAR Ramawijaya untuk dibawa ke Dermaga Sikabaluan, Siberut.

“Sementara empat orang lainnya, dievakuasi ke Dermaga Hibala di Pulau Nias Selatan untuk istirahat. Evakuasi itu mengunakan KM Kencana Bahari dan dijadwalkan besok melanjutkan perjalanan. Seluruh korban dinyatakan selamat. Dengan ditemukannya para korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup,” kata Akmal.

Dijelaskan Akmal, kapal itu hilang kontak dan mengalami mati mesin ketika memancing di perairan Siberut Utara. Kemudian terombang ambing di laut hingga akhirnya ditemukan di antara laut Siberut dengan Nias Selatan.

“Untuk data korban yang ada di KM Kencana Bahari yang sudah ditemukan masih proses pendataan. Kita mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang terlibat dalam proses pencarian,” ungkap Akmal.

Sementara itu, Dirpolairud Polda Sumbar Kombes Pol Sahat M Hasibuan mengatakan, membenarkan pihaknya mendapat laporan dari Satpolair Mentawai terkait hilangnya kapal nelayan tersebut. Namun, tim gabungan sudah berhasil menemukan kapal yang hilang kontak itu.

“Delapan orang dievakuasi ke kapal Basarnas, sedangkan empat orang ABK persiapan pemberangkatan ke Pulau Nias Selatan. Penyebab hilang kontak, karena kapal mengalami mati mesin,” ungkap Kombes Pol Sahat. (s/rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional