Menu

11 Tahun Gempa 2009, Pemko belum Pastikan Peringatan Digelar

  Dibaca : 67 kali
11 Tahun Gempa 2009, Pemko belum Pastikan Peringatan Digelar
Barlius

BYPASS, METRO
BPBD Kota Padang belum bisa memastikan menggelar peringatan 11 tahun musibah gempa bumi 30 September 2009 yang cukup banyak memakan korban jiwa pada 30 September 2020. Ini karena kasus Covid-19 masih meningkat terjadi di Sumbar khususnya Kota Padang.

“11 tahun berlalu, kita ingin menjadikan momen ini sebagai evaluasi atas apa saja yang telah dilakukan agar warga Padang menjadi lebih siap dan tangguh menghadapi bencana. Mengenai digelarnya peringatan atau tidak, kita dari BPBD masih menanti instruksi pimpinan daerah. Jika diizinkan, maka tentu akan dilaksanakan seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujar Kalaksa BPBD Kota Padang, Barlius, Kamis (17/9).

Menurutnya, jika digelar biasanya kegiatan diawali dengan tabligh akbar dan zikir bersama di Masjid Agung Nurul Iman diikuti jajaran Pemko Padang dan organisasi kebencanaan. “Kemudian dilanjutkan dengan acara seremonial serta penghargaan kepada pegiat kebencanaan di Tugu Gempa Padang,” ucap mantan Kadisdik Padang ini.

Ia menyampaikan, pihaknya tidak memperingati gempa melainkan mengambil hikmah dari musibah gempa agar ke depan lebih siap dalam menghadapi bencana. “Tujuannya adalah mengingatkan kepada masyarakat pernah terjadi bencana gempa besar yang mengguncang Kota Padang,” papar mantan Kepala SMA 6 Padang ini.

Mengenai dengan 11 tahun berlalunya gempa dan adanya potensi gempa, ia menyampaikan saat ini sudah ada tempat evakuasi sementara yang dibuat khusus di Padang. Serta ada 58 bangunan yang juga bisa dipakai sebagai tempat evakuasi.

Selain itu terang Barlius, pihaknya juga sudah membuat papan petunjuk evakuasi tsunami yang tersebar di ratusan titik di Padang sebagai panduan kepada masyarakat bila gempa terjadi. Disamping itu, dalam beberapa tahun terakhir, BPBD Padang memperbanyak sosialisasi tentang apa yang harus dilakukan masyarakat jika gempa terjadi.

Ada lebih kurang puluhan baliho yang di sebar di berbagai titik berisi informasi apa yang harus dilakukan jika gempa terjadi. “Kemana harus lari, apa yang harus dilakukan semua informasi lengkap,” kata mantan Kabid Dikdas Padang ini.

Tak hanya itu ungkap Barlius, BPBD Padang juga telah melakukan sosialisasi kepada ratusan sekolah terkait dengan kebencanaan untuk mendorong hadirnya pelajar yang cerdas menyikapi bencana.

Ketua Komisi IV DPRD Padang, Azwar Siry mendorong Pemko Padang agar tetap melaksanakan peringatan 11 tahun Gempa 2009. Tentunya sesuai protokol kesehatan. Sebab makna dari peristiwa itu sangatlah besar.

Jika tak digelar, sebagian masyarakat akan lupa dengan kejadian yang luar biasa terjadinya. “BPBD kan bisa menyesuaikan rangkaian acara sesuai Perwako No 49 Tahun 2020 dan Pergub yang ada,” ujar kader Demokrat ini.

Terkait 11 tahun peristiwa gempa lanjut Azwar, ia mengimbau kepada warga Padang untuk ambil hikmahnya dan ke depan tetap waspada. Sebab Padang rawan bencana dan kapan terjadinya tidak bisa diketahui.

“Warga jangan lengah dan tetap siaga serta koordinasi dengan semua pihak bila gempa terjadi secara tiba-tiba. Ini demi keselamatan warga dan menghindari kerugian,” sebutnya. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional