Menu

100 Hari masa Kerja Suhatri Bur-Rahmang

  Dibaca : 86 kali
100 Hari masa Kerja Suhatri Bur-Rahmang
Pasangan Bupati Suhatri Bur dan Wakil Bupati Padangpariaman Rahmang telah memasuki seratus hari masa kerjnya.

PDG.PARIAMAN, METRO–Pasangan Bupati Suhatri Bur dan Wakil Bupati Padang­paria­man Rahmang telah memasuki seratus hari masa kerjnya. Menjelang 100 hari Suhatri Bur dan Rahmang telah berbagai perkerjaan dilaksanakan me­reka berdua dalam wujudkan visi dan misinya sebagai Padang­pariaman berjaya.

Kenapa tidak pondasi pem­ba­ngunan dan arah kebijakan telah mulai dilakukan Suhatri Bur- Rahmang dengan menitik­beratkan pada upaya sinkro­nisasi program dan kegiatan pemerintahan pusat dan dae­rah.

Buktinya,  Suhatri Bur-Rah­mang dalam 100 hari kepemim­pinan beliau telah mengunjungi  7 kementerian dan 15 eselon 1 Kementerian/ Lembaga yang dikunjunginya.

Langkah tersebut sangat penting dilakukan oleh Suhatri Bur-Rahmang dalam upaya mem­buka ruang agar dapat diterjemahkan oleh para pem­bantunya untuk menyerang dengan intensitas tinggi kepada Kementerian/lembaga tersebut untuk membawa kue-kue pem­bangunan ke Padangpariaman.

Jika diibaratkan permainan sepak bola tentunya Suhatri Bur- Rahmang telah melakukan se­rangan dari menit pertama serta membuka ruang tembak yang mengarah ke mulut gawang.

Tentunya para striker dan sayap kiri dan kanan harus berkerja optimal agara determi­nasi ini tetap berlangsung se­panjang pertandingan yang berlangsung tidak lama ini agar dapat membuahkan Gol spek­takuler berupa alokasi pemba­ngunan yang dapat mengem­birakan bagi 420 ribu penduduk Padangpariaman.

“Tentunya tinggal para ke­pala organisasi perangkat dae­rah (OPD) sebagai pemain yang paling berperan dalam keber­hasilan Pemerintahan Kabu­paten Padangpariaman harus benar-benar bisa menjemput bola kepada pemerintah pusat agar determinasi yang telah dimulai sejak menit awal ini benar benar membuahkan ha­sil,” kata Bupati Padang­paria­man Suhatri Bur dan Kabag Humas Pemkab Padang­paria­man Anton Wir Tanjung, kema­rin.

Memang katanya, perca­turan dinamika di Pemerintah pusat tidaklah mudah tapi de­ngan memanfaatkan seluruh konektivitas perlu dilakukan baik personal maupun melalui je­jaring Organisasi, Hubungan kedaerahan, hubungan alumni ataupun hubungan lain yang terduga lainnya.

Sesuai apa yang disam­paikan oleh Bupati Suhatri Bur kepala OPD boleh berkreasi dengan cara apapun dan boleh bolak balik ke Jakarta tiap ming­gunya asalkan outputnya jelas dan berdampak pada pemba­ngunan di Padangpariaman.

“Akhirnya kita tentu berha­rap Padangpariaman berjaya yang digaungkan dapat terea­lisasi ditengah pandemi yang serba kekurangan ini, baik keku­rangan dari segi alokasi ang­garan maupun kekurangan dari segi ruang gerak, akan tetapi pandemi ini juga tidak dapat dijadikan alasan untuk tidak berbuat apa-apa,” ujarnya.

Melihat keseriusan dan ge­rak langkah Suhatri Bur- Rah­mang sejauh ini berkeyakinan bahwasanya visi Pemerintahan Kabupaten Padangpariaman dalam mewujudkan Padang­pariaman unggul berkelanjutan, religius, sejahtera dan berbu­daya dapat terealisasi jika keseimbangan determinasi dan akselerasi terus dijaga dengan kecerdasan Umpan tarik yang matang.(efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional