Menu

10 November, TdS Lintasi Kalawi-Ampang, Warga Dilarang Baralek di Jalan

  Dibaca : 86 kali
10 November, TdS Lintasi Kalawi-Ampang, Warga Dilarang Baralek di Jalan

AIA PACAH, METRO – Tepat pada Minggu, 10 November 2019 nanti, peserta Tour de Singkarak (TdS) akan melintasi Kampung Kalawi-Ampang hingga ke Alai. Kepala dinas Kebudayaan dabn Pariwisata Kota Padang, Arfian menghimbau masyarakat untuk tidak menggelar pesta dan memasang tenda di ruas jalan yang dilalui pada waktu itu.

“ Kita menghimbau pada masyarakat dari sekarang agar tak menggelar pesta dan menggelar tenda di jalan pada Minggu, 10 November itu. Karena jalan akan ditutup dan disterilkan untuk beberapa waktu,”sebut Arfian dalam diseminasi informasi di Media Center Balaikota Padang, Rabu (18/9).

Pihaknya sebut Arfian sudah menyurati KUA, Lurah dan perangkat pemerintahan lainnya agar mengkomunikasikannya pada masyarakat. Sehingga masyarakat menjadi tau. Pasalnya di ruas jalan Alai, Ampang dan Kampung Kalawi, kerap digunakan masyarakat untuk menggelar pesta pernikahan. “Makanya kita umumkan dari sekarang agar masyarakat tidak merencanakan menggelar pesta pada tanggal itu,”sebutnya lagi.

Dijelaskan Arfian, etape 9 yang menjadi jatahnya Kota Padang ini dimulai dari Painan (Mandeh) kemudian keluar ke Sungai Pisang. Selanjutnya menuju Bungus dan arah Teluk Bayur. Dari Teluk Bayur membelok ke kanan menuju Bypass. Kemudian peserta lurus ke By Pass Lubuk Begalung, Simpang Pisang dan By PassPasar Ambacang.

Dari Bypass Pasar Ambacang nanti, peserta juga lurus menuju Bypass Kampuang Lalang. Kemudian belok kiri ke arah Kampung Kalawi menuju Ampang hingga Alai. Selanjutnya dari perempatan Alai, peserta akan menyusuri Simpang Jamria dan jalan Raden Saleh. Setelah itu belok kiri menuju jalan Veteran, Pemuda hingga Diponegoro.

Dari jalan Diponegoro peserta kemudian menuju Nipah. Di bawah jembaran, kemudian belok kanan ke arah Danau Cimpago. Dan finish di Cimpago.Kegiatan ini hanya sekali putaran. Hal ini untuk menghindari protes dari masyarakat karena lamanya penutupan jalan.

“Selama ini cukup banyak yang protes. Kalau putarannya berkali-kali, masyarakat banyak yang komplen,”tegasnya. Tak hanya melarang memasang tenda di jalan, Arfian juga menghimbau agar masyarakat tidak meletakkan material bangunan di jalan. Karena itu akan mengganggu jalannya acara. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional