Menu

10 MBR Dapat Bantuan Perbaikan RTLH di Bukittinggi

  Dibaca : 104 kali
10 MBR Dapat Bantuan Perbaikan RTLH di Bukittinggi
SERAHKAN--Pj Sekdako Bukittinggi Rismal Hadi menyerahkan bantuan sosial RTLH untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Pendopo Rumah Dinas Walikota.

SEBANYAK 10 unit rumah yang masuk dalam kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) mendapat ban­tuan sosial perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2021. Bantuan itu diserahkan secara simbolis Penjabat Sek­retaris Daerah Kota (Sekdako) Bukittinggi Rismal Hadi di Pen­dopo Rumah Dinas Walikota Bukittinggi, Kamis (26/8).

Kadis Perumahan dan Ka­wasan Permukiman Bukittinggi Erwin Umar menjelaskan, ada dua program bantuan sosial perbaikan rumah tidak layak huni untuk MBR. Kegiatan ban­tuan rumah Swadaya dari dana DAK dan bantuan bedah rumah dari anggaran APBD Kota Bu­kittinggi.

Kota Bukittinggi pertama mengusulkan dan mulai dapat bantuan rumah yang ber­sum­ber dari DAK dimulai pada tahun 2019 sebanyak 32 unit dengan anggaran Rp17.500.000 perunit. Kemudian pada tahun 2020 dengan sebanyak 15 Unit dengan anggaran Rp17.500.000 per unit dan pada tahun 2021 sebanyak 10 unit dengan ang­garan Rp20.000.000 per unit

Pada tahun 2022, Kota Bu­kittinggi kembali mengusulkan bantuan rumah sebanyak 52 unit dengan anggaran Rp­50.­000.­000 perunit (Rp 20 juta dari DAK ditambah Rp 30 juta dari APBD Kota Bukittinggi). “Se­dangkan Bantuan bedah rumah dari APBD Kota Bukittinggi, sejak tahun 2017, ada 2 jenis bentuk bantuan kepada ma­syarakat RTLH, yaitu, Bantuan Sosial Berupa Uang dan Ban­tuan Sosial Berupa Barang,” jelas Erwin.

Penjabat Sekretaris Daerah, Rismal Hadi mengatakan, un­tuk Kota Bukittinggi, masih terdapat 1.057 rumah tidak layak huni yang menjadi tanggung jawab bersama untuk menun­tas­kan­nya. Baik itu pemerintah pusat, pemerintah daerah, peran serta masyarakat, BUMN, BUMD serta dunia usaha melalui CSR.

“Dalam upaya itu, telah banyak program yang dilak­sanakan dan difasilitasi Pemko Bukittinggi dari berbagai sum­ber. Seperti kegiatan Bantuan Rumah Swadaya (BRS) DAK pusat dan bantuan bedah ru­mah dari APBD Kota Bukut­tinggi,” ungkap Erwin.

Karena itu, lanjut Rismal Hadi, diharapkan, bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Sehingga dengan la­yaknya tem­pat tinggal, dapat menjadi pemicu meningkatnya kesejahteraan keluarga. Dan membuat ma­syarakat tenang berusaha karena salah satu kebutuhan pokoknya ter­pe­nuhi.(pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional