Menu

1 Pengedar Ganja Dibekuk, 2 Kabur

  Dibaca : 1156 kali
1 Pengedar Ganja  Dibekuk, 2 Kabur
Dt. Putiah Nan Tuo Kepala SMPN 2 Bukittinggi
00 pengedar sabu di Pasaman

DIBEKUK— Tersangka Asron, tak melawan saat diamankan petugas Satnarkoba Polres Pasaman di Mapolsek Rao.

PASAMAN, METRO–Jajaran Satnarkoba Polres Pasaman, kembali menggagalkan peredaran narkoba jenis ganja kering. Seorang tersangka diamankan dalam operasi, Minggu (14/2) malam.

Tersangka bernama Asron (31), warga Sungai Jambu, Nagari Tarung-tarung, Kecamatan Rao. Dari tangan tersangka polisi mengamankan 1 kilogram duan ganja kering. Saat ditangkap tersangka hanya memakai baju jersey salah satu klub sepakbola dunia dan hanya mengenakan celana dalam.

Kini, tersangka yang sudah lama menjadi target operasi (TO) itu sudah diamankan di sel tahanan Mapolres Pasaman. Sementara dua orang lainnya yang diduga pembeli barang haram itu berhasil kabur melarikan diri, sewaktu petugas melakukan penggerebekan.

Penangkapan itu bermula saat petugas mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi ganja kering di Kububaru, Jorong VIII Nagari Tarung-tarung. Mendapati informasi itu, personel Sat Narkoba Polres Pasaman langsung bergerak cepat.

Polisi yang tiba di TKP (tempat kejadian peristiwa) mendapati pelaku Asron sedang bertransaksi narkoba. Tidak ingin target buruannya lepas, polisi langsung menggerebek ketiganya, namun dua orang berhasil kabur melarikan diri dari kejaran personel.

”Satu berhasil kita tangkap. Dia sudah kita amankan. Barang bukti 1 paket ganja kering yg dsimpan didalam plastik asoi warna putih kita ikut kita amankan,” sebut Kapolres Pasaman AKBP Agoeng S Widayat melalui Kasat Narkoba Polres Pasaman AKP Johannes Lubis.

Ia menambahkan, pelaku Asron merupakan salah satu target operasi Polres Pasaman selama ini. “Pelaku merupakan pemain lama dan sudah lama menjadi incaran kepolisian. Orang ini licin, karena kerap kali mengelabui polisi,” sebut AKP Johannes.

Menurutnya, tersangka merupakan salah satu pengedar yang memiliki jaringan di provinsi tetangga. “Dia diduga kuat salah seorang pengedar yang mengedarkan narkoba ganja di Kecamatan Rao,” tukas AKP Johannes.

Pelaku dijerat Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 pasal 111 ayat 2 dengan ancaman diatas 5 tahun penjara. “Ini masih kita kembangkan, rekan tersangka sedang kita kejar,” pungkasnya. (y)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional