Menu

1 Maret, Siap-siap Lansia Divaksin, 8.000 Nakes sudah Disuntik

  Dibaca : 45 kali
1 Maret, Siap-siap Lansia Divaksin, 8.000 Nakes sudah Disuntik
Feri Mulyani Hamid, Kepala Dinkes Kota Padang

AIA PACAH, METRO
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang mengklaim hingga Februari ini, jumlah tenaga kesehatan yang sudah disuntik vaksin sinovac mencapai 93 persen. Para nakes yang divaksin adalah mereka yang bertugas di rumah sakit, puskesmas dan klinik kesehatan lainnya.

Kepala Dinkes Kota Padang, Feri Mulyani Hamid mengungkapkan, total petugas nakes yang telah divaksin sekitar 8.000 orang dari jumlah nakes di Kota Padang yang mencapai 9.128 orang.

“Setelah seluruh petugas nakes divaksin, sasaran selanjutnya yang akan disuntik adalah lansia, baik itu pria dan wanita,” ungkap Feri, Selasa (23/2).

Dijelaskan, proses penyuntikan vaksin sinovac untuk para lansia direncakan mulai 1 Maret nanti. Pelaksanaan vaksinasi itu tersebar di beberapa rumah sakit. Diantaranya, RSUP DR M Jamil, RSUD Rasidin.

Selanjutnya, setelah vaksin untuk para lansia, target berikutnya adalah masyarakat umum. Akan tetapi waktunya, menurut Feri belum bisa dipastikan.

“Yang jelas usianya adalah 18 tahun ke atas,” sebut Feri.

Feri juga mengatakan, sejauh ini belum ada penolakan dari tenaga kesehatan di Kota Padang mengenai vaksin Covid-19.

Di sisi lain, Dinas Kesehatan juga menyiapkan empat rumah sakit untuk mengantisipasi bila ada gangguan pascavaksinasi Covid-19 atau kejadian ikutan pasca-imunisasi (KIPI). Empat rumah sakit tersebut adalah RSUP M Djamil, RSUD Rasidin, RS Bhayangkara dan RST Reksodiwiryo.

Untuk diketahui, Kota Padang menerima vaksin sebanyak lebih dari 18.000 dosis. Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak perlu takut dan cemas terhadap vaksin ini, karena sudah mendapat rekomendasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Selain itu, sudah diakui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Jika sudah divaksin, maka tidak perlu melakukan tes PCR saat bepergian ke manapun,” ulas Feri.

Terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Padang, Azwar Siry mengapresiasi jumlah petugas nakes yang sudah divaksin. Selain itu, rencana vaksinasi bagi lansia, DPRD juga setuju dan perlu kajian dalam pemberian vaksin.

“Jangan sampai lansia punya penyakit bawaan. Itu berisiko. Kita berharap Dinkes dapat mendata lansia yang tak ada penyakit bawaan. Jangan dicampuradukkan,” ujar kader Demokrat ini. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional