Menu

1.526 Warga Jalani Isolasi Mandiri di kabupaten Agam

  Dibaca : 87 kali
1.526 Warga Jalani Isolasi Mandiri di kabupaten Agam
ISOLASI—Sarana gedung untuk tempat isolasi bagi yang masyarakat yang positif terpapar virus covid-19 di Kabupaten Agam, warga umum tak diperbolehkan masuk.

AGAM, METRO–Hingga Minggu (1/8) kemarin, tercatat seba­nyak 1.526 orang warga kabupaten Agam yang dinyatakan positif terpapar Covid-19 menjalani isolasi mandiri (isoman). Mayoritas warga yang menjalani isolasi man­diri memilih menjalani perawatan di kediaman mereka masing-masing, yang sudah dikonsultasikan dengan tim medis dari seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Agam.

Proses isolasi mandiri sendiri tetap dijalankan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan, minimal 15 hari, yang dikontrol selalu oleh petugas sebagai kontak person para warga yang menjalani isolasi mandiri, sesuai waktu yang ditetapkan.

Diharapkan, warga yang tengah menjalani isolasi mandiri bisa mentaati protokol kesehatan, yang su­dah ditetapkan dan harus dilaksanakan secara ketat untuk memutus rantai pe­nyebaran Covid-19 pada warga lain.

Plt.Kadinas Kesehatan Agam Yosefriawan menyebutkan, saat ini terjadi lonjakan kasus terpapar Co­vid-19 di wilayah Kabupaten Agam, masih dalam level menguatirkan. Sehingga dukungan dan peran aktif masyarakat menjadi ke­kuatan penting dalam u­paya memutus rantai pe­nyebaran virus corona. Tentu dalam hal ini diminta kesadaran masyarakat untuk mematuhi Prokes, untuk menekan penyebaran virus C ovid-19 tersebut.

Dijelaskan, proses isolasi mandiri harus betul-betul dilaksanakan dengan ketat, dan diharapkan keluarga dekat atau warga sekitar memberi dukungan penuh untuk proses pemulihan warga yang terpapar virus corona tersebut, sehingga upaya penanganan bisa berjalan maksimal.

“ Petugas medis akan mengontrol warga yang dinyatakan positif, melalui berbagai media yang digunakan, termasuk komunikasi telepon, terkait kondisi terkini warga yang di­nyatakan positif,” ulas Yo­sefriawan, yang juga Asisten II Sekab.Agam itu.

Yosefriawan menambahkan, Satgas Penanga­nan Covid-19 Nagari dan kecamatan juga berperan dalam membantu pengawasan dan pemantauan warga yang terpapar. “Kita berupaya mendorong warga yang menjalani isolasi mandiri untuk bisa segera pulih dengan tetap menjalankan aktivitas dalam rumah atau kompleks isolasi untuk meningkatkan imun tubuh,” ulas Yosefriawan.

Ditambahkan, saat ini akumulasi total kasus ter­konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Agam sudah mencapai angka 5.974 o­rang, dengan rincian 4.215 orang dinyatakan sembuh, 156 orang warga meninggal dan 1.603 orang dalam penanganan medis dengan rincian 77 orang dirawat di beberapa rumah rujukan dan 1.526 orang menjalani isolasi mandiri. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional