Menu

1.300 Pohon Pelindung Rawan

  Dibaca : 54 kali
1.300 Pohon Pelindung Rawan
Ilustrasi-1.300 Pohon Pelindung Rawan

PAYAKUMBUH, METRO
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Payakumbuh, terus melakukan pendataan kepada 1.300 pohon pelindung yang dinilai riskan atau cukup rawan.

Kepala DLH Kota Payakumbuh Dafrul Pasi di Payakumbuh, Senin mengatakan total pohon pelindung yang menjadi wewenang pihaknya kurang lebih berjumlah 2.000 pohon dan 1.300 diantaranya termasuk riskan.

“Penataan terhadap 1.300 pohon pelindung tersebut telah dilakukan semenjak 2019. Hingga saat ini sudah ada 60 persen yang telah ditata dan kami masih akan terus melakukan penataan,” ujarnya.

Dijelaskannya, penataan yang dilakukan tidak berurut berdasarkan data, namun mengutamakan aspek prioritas kepada pohon pelindung yang dinilai paling rawan.

Ia mengatakan belum terselesaikannya penataan seluruh pohon pelindung salah satunya disebabkan oleh minimnya jumlah personel yang dimiliki untuk melakukan penataan pohon pelindung.

Setelah itu, dalam menata beberapa pohon pelindung pihaknya juga harus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti PLN dan Telkom karena ada jaringan utilitas yang berdekatan dengan pohon.

“Namun saat ini kami sangat terbantu karena kami telah memiliki mobil tangga (skylift) yang dapat digunakan untuk melakukan penataan,” ujarnya.

Dikatakannya, dalam melakukan penataan pihaknya membutuhkan waktu dua hari mulai dari penataan sampai dengan pembersihan.

Ia mengatakan secara keseluruhan untuk pohon pelindung yang berada di sepanjang jalan utama sudah ditata. Menurutnya, penataan yang telah dilakukan oleh pihaknya termasuk efektif jika dilihat ketika terjadi cuaca ekstrim angin kencang pada Rabu (31/3) dan Kamis (1/4) lalu.

“Dari 17 pohon yang tumbang pada waktu itu, hanya tiga pohon yang merupakan pohon pelindung yang termasuk kepada Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan menjadi wewenang kami dan tiga pohon itu tidak ada yang menimpa rumah masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan saat ini masyarakat sudah terbilang peduli kepada pohon-pohon pelindung, salah satunya keinginan masyarakat untuk melaporkan pohon pelindung yang dinilainya telah rawan.

“Saat ini juga sudah sangat minim masyarakat yang melakukan pembakaran pohon di pokok pohon. Terima kasih kepada masyarakat yang telah mau bekerja sama, memang belum semua laporan dapat langsung kami tindaklanjuti,” tandasnya. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional