Menu

Satpam RSUD Cabuli Anak Kandung

  Dibaca : 580 kali
Satpam RSUD Cabuli Anak Kandung
ILUSTRASI

SOLSEL, METRO – Jajaran Polres Solsel meringkus pelaku yang diduga melakukan pencabulan kepada anak kandungnya sendiri di Kecamatan Sungai Pagu, Sabtu (5/5) lalu. Pelaku diringkus saat tengah bertugas sebagai satpam di RSUD setempat.

Pelaku, ZKF (37), merupakan warga Jorong Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu. Sementara korbannya merupakan anak kandungnya bernama Melati—nama samaran yang masih berumur lima tahun dan tinggal di Muaro Labuah.

Diketahui pelaku telah bercerai dengan ibu korban. Kemudian, ibu korban telah menikah kembali dan tinggal terpisah bersama korban. Korban sendiri, diasuh oleh neneknya. Dan sesekali korban dijemput oleh ayahnya dan tinggal beberapa hari bersama. Setelah itu, korban diantar kembali.

Kapolres Solsel AKBP Imam Yulisdianto melalui Kasat Reskrim AKP Omri Yan Sahureka mengatakan, terakhir korban dijemput sang ayah sekitar 9 Desember 2017 silam dan korbanpun berada di rumah sang ayah hingga awal bulan Maret lalu.

”Dimana, ibu korban pada awal bulan Maret 2018 berniat menjemput korban ke rumah pelaku. Namun, pelaku tidak mengizinkan untuk membawa korban kembali ke rumah neneknya,” ujarnya.

Dijelaskan, pada tanggal 2 Maret lalu, sang ibu membawa korban secara diam-diam di saat pelaku tidak berada di rumah. Kemudian korban dibawa oleh neneknya ke Jambi, berkunjung ke rumah saudaranya. “Kejadian ini terungkap saat di Jambi, dimana saat nenek korban memandikannya, ketika itu korban mengeluh sakit dibagian kelaminnya,” ungkapnya.

Mendapati hal tersebut, timbul rasa curiga melihat keadaan tersebut, nenek korban berusaha membujuk korban atas apa yang telah dia rasakan. “Setelah didesak akhirnya korban membongkar peristiwa yang telah dia alami. Hal ini jelas membuat keluarganya terkejut, sang nenek saat mendengar pengakuan korban jika dirinya diduga telah dicabuli oleh ayah kandungnya,” katanya.

Tak terima atas kejadian itu, keluarga korban melaporkan peristiwa itu ke Polsek Sungai Pagu dan melanjutkan ke bagian Perempuan Perlindungan Anak (PPA) Polres Solsel.

”Dari pengakuan korban, ayahnya telah dua kali melakukan pencabulan kepada dirinya. Diduga dilakukan rentang waktu saat korban tinggal bersama ayahnya,” sebutnya.

Dari hasil visum pihak rumah sakitpun menyatakan, jika korban mengalami pencabulan. Tanpa menunggu waktu lama, Jajaran Opsnal Reskrim langsung meringkus pelaku saat dirinya tengah bertugas di RSUD setempat.

”Dari pengakuan pelaku, dirinya tidak pernah melakukan hal yang dituduhkan tersebut. Namun, untuk kepentingan penyidikan pelaku telah diamankan di Mapolres,” jelasnya.

Jika terbukti pelaku melakukan tindak pidana tersebut, pelaku diancam pasal 76E junto pasal 82 UU no 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (afr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional