Menu

Petani Dibunuh di Kebun Sawit

  Dibaca : 299 kali
Petani Dibunuh di Kebun Sawit

Sebelumnya Terima Telepon Misterius

DHARMASRAYA, METRO–Warga Jorong Timbulun, NagariSungai Limau, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasrayadikejutkan dengan penemuan jenazah seorang laki laki muda, Jumat (30/3). Mayat tertelungkup di kebun sawit milik salah seorang warga setempat bernama Razak.

Informasi yang dihimpunPOSMETRO di lapangan, jenazah pertama kali ditemukan olehmasyarakat sekitar pukul 08.30 WIB. Kemudian dilaporkan ke pihak yang berwajib. Warga menutup mayat dengan dedaunan di sekitar lokasi. Sampai mayat dievakuasi, warga terus berdatangan dan lokasi itu lumayan penuh sesak.

Setelah olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh polisi,diketahui korban bernama FendriNofrizal (24). Dari kartu identitasnya, korban beralamat diJorong Sinamar, Nagari Sinamar,Kecamatan Asam Jujuhan, Dharmasraya. Pekerjaan sehari-hari sebagai petani atau pekerja perkebunan.

Jenazah yang saat ditemukanberbaju warna biru dengan celana pendek ini dalam kondisi mengenaskan dalam posisi telungkup di tengah kebun sawit milik Razak, warga setempat.Polisi yang datang ke TKPlangsung memasang garis polisi dan melakukan olah TKP terhadap jenazah.

Melihat dari lukanya, korban diduga tewas akibat luka pukulandan sabetan atau bacokan benda tajam di bagian kepala. Karena ada bekas luka bacok di kepala sebelah kiri. Namun untuk memastikan penyebab kematian,polisi membawa jenazah korban ke RSUD Sungai Dareh untukautopsy (bedah mayat).

Usai diatoupsi jenazah langsung dibawa keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya di Asam Jujuhan.”Kami lihat matinya tidak wajar. Mungkin bisa jadi dibunuh atau dianiaya sebelumnya. Lalu dibuang ke sini,” kata warga yang tidak ingin identitasnya ditulis kepada koran ini.

Menurut Afni (43), warga Sinamar, korban Fendri Nofrizal pada Selasa (27/3) siang sempat mendapat telepon dari orang yang tidak dikenal. Dia langsung berangkat begitu saja menggunakan sepeda motor Honda Beat hitam tanpa memberitahukan pihak keluarga.

“Curiga karena korban belum juga pulang, pada Rabu paginya pihak keluarga melakukan pencarian korban namun tak kunjung ditemukan. Pada hari Kamis pencarian juga dilakukan kembali tapi korban juga tidak ditemukan,” kata Afni kepadaPOSMETRO.

Terkait adanya penemuan mayat diduga korban pembunuhan, Kapolres Dharmasraya AKBP Roedy Yoelianto didampingi Kasatreskrim Polres Dharmasraya AKP Ardhy Nasution membenarkan. Keduanya juga tak membantah kalau mayat kuat dugaan adalah korban pembunuhan.

Namun, polisi belum mau dimintai keterangan banyak. Karena, kasusnya baru dan membutuhkan penanganan yang khusus. Dia berjanji, jika sudah mengetahui secara pasti, akan menyampaikan ke media. Beberapa saksi juga akan dipanggil untuk penyelidikan.

“Saat ini kami tengah melakukan olah TKP guna mengungkap motif di balik penemuan mayat yang diduga dibunuh. Juga telah dilakukan autopsi di RSUD Sungai Dareh,” ujar Kasat yang menyebut, autopsi dilakukan setelah mendapat persetujuan dari keluarga korban. (cr11/hen)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional