Menu

Menantu Aniaya dan Rampok Mertua

  Dibaca : 587 kali
Menantu Aniaya dan Rampok Mertua
JUMPA PERS— Kapolres Sijunjung mengadakan jumpa pers terkait ditangkapnya seorang lelaki yang diduga menganiaya dan merampok mertuanya sendiri, Jumat (8/6) pagi.

SIJUNJUNG, METRO – Untuk memenuhi kebutuhan Lebaran dan akibat dililit utang, seorang menantu nekat menghajar mertuanya sendiri. Diduga pelaku kalap, karena tergiur melihat perhiasan emas yang melekat pada mertuanya. Seperti kesetanan dia menganiaya merampok ibu dari istrinya sendiri.

Akibat dipukul berkali-kali di bagian kepala dengan kayu balok, korban menderita retak pada tengkorak hingga kritis. Melihat korban tergeletak, pelaku merampas gelang dan cincin korban seberat 46 emas dan melarikan diri.

Korban bernama Hj Warni (65), merupakan mertua dari pelaku bernama Putra Hendri (42), warga jorong Guguak Naneh, Nagari Tanjung Gadang, Kecamatan Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung.

Kejadian itu berawal ketika korban pulang dari masjid usai melaksanakan shalat Subuh. Sesampai di dalam rumah korban pun dipukul dari belakang oleh pelaku hingga terjatuh dan menderita luka parah di bagian kepala, Jumat (8/6) dini hari sekitar pukul 06.00 WIB.

Pelaku yang sudah merencanakan aksinya menggunakan kain sarung untuk menutup wajahnya agar tidak dikenali oleh mertuanya. ”Pelaku ini menantu korban, jadi karena tergiur melihat perhiasan yang dikenakan korban sehari-hari, muncul niat buruk dari pelaku,” tutur Kapolres Sijunjung, AKBP Imran Amir didampingi Kasat Reskrim Iptu Wawan Darmawan dan Kapolsek Tanjung Gadang Iptu Zamrinaldi.

Setelah berhasil melarikan perhiasan seberat 46 emas dari korban, pelaku melarikan diri ke Solok. Mendapat laporan kejadian itu, anggota Polsek Tanjung Gadang berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Sijunjung untuk memburu pelaku.

”Berselang sekitar 6 jam usai kejadian, pelaku berhasil kita amankan di Kota Solok. Diduga dia hendak menjual emas yang dicuri. Saat diamankan pelaku sempat berusaha melarikan diri, jadi kita lumpuhkan dengan timah panas,” jelas Kapolres.

Terkait dengan kondisi korban, Kapolres mengatakan bahwa kondisi kesehatan korban belum membaik. “Sempat dibawa ke RSUD Sijunjung namun dirujuk ke Solok, dan akan dirujuk ke Padang karena luka parah dibagian kepala akibat dipukul dengan balok,” tambah AKBP Imran Amir. (e)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional