Menu

Jelajah Desa di Sumbar Tuntaskan Perjalanan Panjang

  Dibaca : 368 kali
Jelajah Desa di Sumbar Tuntaskan Perjalanan Panjang

PADANG, METRO—Dijadwalkan, Selasa (12/6) petang nanti, menjadi akhir dari rangkaian perjalanan panjang tim Jelajah Desa, Silaturrahmi ke Nagari dan Ramadan Berbagi, di Sumatera Barat. Akhir perjalanan ditandai dengan pertemuan dan diskusi dengan tenaga ahli, pendamping desa dan pendamping lokal desa se Kabupaten Limapuluh Kota, di kediaman Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan.

Dibandingkan perjalanan selama tiga hari sebelumnya, rute kali ini sedikit lebih santai dan berjarak tempuh paling singkat, kurang lebih 40 KM. Sekali pun kemudian malamnya, rombongan harus kembali ke Padang dan benar-benar bubar di ibukota Provinsi Sumatera Barat tersebut, namun jarak yang ditempuh masih di bawah jarak setiap etape yang sudah dilalui sebelumnya.

Sesuai jadwal, menurut Feri Irawan, Koordinator Pendamping Provinsi P3MD Sumbar, perjalanan dari Bukittinggi akan langsung menuju Situjuah, di Kabupaten Limapuluh Kota. Agenda pertama berupa silaturrahmi, ramah tamah dan menyerahkan bantuan untuk Pondok Pesantren Sudirman Said.

Selepas pertemuan tersebut, tim menuju Bumnag di Nagari Harau, baru kemudian meninjau embung desa di Nagari Gurun. Rangkaian acara akan diakhiri dengan silaturrahmi dan diskusi dengan tenaga ahli, pendamping desa dan pendamping lokal desa se Kabupaten Limapuluh Kota, di kediaman Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan.

Menurut Feri Irawan, saat ini kondisi tim masih dalam keadaan prima. Masih sehat wal afiat. Tak hanya itu, tim Jelajah Desa seakan mendapatkan darah segar atas kehadiran dua pejabat dari Kementerian Desa PDTT, Rafdinal, Direktur Perencanaan dan Identifikasi Daerah Tertinggal Ditjen PDT, dan Dr Conrita Erwanto M.Si, yang bergabung saat perjalanan dari Pasaman – Bukittinggi, kemarin.

Staf Khusus Kementerian Desa PDTT H.Febby Datuk Bangso mengungkapkan, tiga hari perjalanan yang sudah dilalui, memberikan harapan besar untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di nagari melalui program pemberdayaan yang dilakukan Kemendes PDTT, yang meliputi program unggulan desa, berupa Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades), Embung Desa, Bumdes dan Sarana Olahraga Desa. Keempat program tersebut muaranya peningkatan kesejahteraan dan kemandirian. (rel)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional