Menu

Gempa Besar 8,3 SR Guncang Sumbar

  Dibaca : 334 kali
Gempa Besar 8,3 SR Guncang Sumbar
BERI PEMBINAAN— Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit memberikan pembinaan kepada 50 pengusaha angkutan umum se-Sumbar, Senin (22/10).
IMG-20160302-WA0005

Warga Kota Padang mengungsi akibat gempa.

PADANG, METRO–Gempa yang mengguncang Kota Padang pada Rabu (2/3) pukul 19.49 WIB, membuat masyarakat Kota Padang buncah. Sebab, gempa yang berkekuatan 8,3 SR ini, berpotensi tsunami. Karena, pusat gempa berada di kedalaman 10 km, lokasi 5,16 LS, 94,05 BT (682 km Barat Daya Kepulauan Mentawai.

Hal ini membuat masyarakat panik. Semua orang berupaya untuk evakuasi. Mereka mencari daratan tertinggi di Kota Padang. Macet jalan dibuatnya.

Seperti yang terjadi di simpang empat, Anduring. Di lokasi itu, ratusan kendaraan berdesakan menuju kampus Unand. Karena, lokasi itu dinilai aman dari bahaca tsunami. Bunyi klakson memekak sepanjang jalan.

Begitu juga di simpang empat Bypass Lubeg. Di lokasi itu juga terjadi kemacetan. Umumnya kendaraan menuju arah Indarung. Karena, lokasi itu adalah lokasi yang tinggi.

Namun di sepanjang ruas jalan di Kota Padang, juga banyak warga yang waspada di luar rumah. Mereka memilih hanya berdiam di luar, dan tidak melakukan evakuasi ke tempat yang tinggi.

“Saya dapat info dari media sosial, bahwa ada potensi tsunami. Ya kami mengungsi,” ujar salah seorang pengendara di Lubeg yang hendak evakuasi.

Sementara, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengimbau masyarakat untuk tenang. Tidak perlu panik dengan kondisi itu. Meski berpotensi tsunami, namun warga diharapkan tenang dan diminta untuk melakukan evakuasi ke tempat yang lebih tinggi.

“Jangan panik. Tunggu perintah dari pemerintah setempat. Mungkin, lebih baik masyarakat evakuasi ke tempat shelter yang telah tersedia,” jelasnya.

Sementara, Kepala BPBD Sumbar, Zulfiatno saat dihubungi mengatakan, memang gempa yang terjadi berpotensi tsunami. Namun, kemungkinan gelombang tidak akan sampai ke Kota Padang. Walau demikian, warga tetap diminta untuk jauhi lokasi bibir pantai.

“Kalau untuk kerusakan kita masih melakukan pendataan. Kalau potensi tsunami, kemungkinan besar tidak sampai di Padang. Hingga pukul 21.00 WIB, tidak ada tanda-tanda tsunami. Jadi jangan panik,” jelasnya. (da)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional