Menu

Febby: Potensi Nagari akan Terkelola dengan SDM yang Baik

  Dibaca : 193 kali
Febby: Potensi Nagari akan Terkelola dengan SDM yang Baik
jalan— Pembangunan jalan usaha tani Kampung Pegang Lama, Nagari Bahagia Padang Gelugur dari anggaran dana desa pada tahun 2017.

Nagari Bahagia Padang Gelugur Fokus Pembenahan SDM

Febby Dt Bangso Nan Putiah

PASAMAN, METRO – Ketua Forum BUMDes Indonesia Febby Dt Bangso Nan Putiah, yang juga Staf Ahli Menteri Desa mengatakan, sumber daya manusia (SDM) diperlukan manajemen sumber daya manusia (SDM) untuk membangun desa. Sehingga masyarakat mampu memaksimalkan setiap potensi yang ada di daerah atau nagari tersebut.

“Desa atau nagari itu tidak hanya membutuhkan uang, akan tetapi membutuhkan manajemen Sumber Daya Manusia (SDM). Dan ini sangatlah penting untuk dimiliki masyarakat untuk mengelola potensi yang ada,” ungkap Febby.

Untuk itu lanjutnya, agar pengelolaan dana desa tersebut tepat sasaran sesuai dengan target pembangunan yang akan dilakukan di setiap nagari, langkah pertama yang mesti dilakukan itu adalah melakukan pembenahan terhadap sumber daya manusianya. Jika SDM dapat berkembang dengan baik, maka nagari pun akan bisa makmur dan sejahtera.

Nagari Padang Gelugur, saat ini sedang mulai fokus dalam hal pengelolaan SDM. Memang keberhasilan Nagari (Desa adat) Bahagia Padang Gelugur saat ini sudah mulai terlihat dengan sejumlah pembangunan-pembangunan yang dianggarkan dari dana desa/nagari.

Meski baru dua tahun nagari itu memekarkan diri dari nagari induk yakni Nagari Padang Gelugur, Kecamatan Padang Gelugur Pasaman, sudah banyak manfaat yang positif yang dirasakan masyarakat di Nagari Bahagia.

Mulai dari pembangunan jalan usaha tani untuk menunjang kesejahteraan masyarakat di nagari itu dan juga pembangunan saluran limbah dan juga jalan menuju kepermukiman warga.

Dana nagari sangat besar manfaatnya dirasakan warga khususnya masyarakat Bahagia Padang gelugur selain pembangunan fisik juga berbagai macam kegiatan pemberdayaan telah diselenggarakan.

Hal itu dibenarkan oleh Wali Nagari Bahagia Padang Gelugur, Amri Pasaribu. Ia menjelaskan, manfaat dari dana desa/nagari saat ini bagi masyarakat nagari bahagia cukup besar dan sudah bisa dimanfaatkan masyarakat saat ini. Termasuk  pembangunan jalan usaha tani dibeberapa titik.

Pada 2017 lalu, pihaknya menganggarkan beberapa pembangunan fisik dari dana desa/nagari. Seperti pembangunan jalan usaha tani Manjukki Tanjung Aro Selatan Nagari Bahagia.

Kata Amri, dulunya jalan usaha tani manjukki yang berada di Jorong Tanjung Aro Selatan, Nagari Bahagia Padang Gelugur sebelum dianggarkan dari dana desa kondisinya cukup parah dan sulit dilalui para petani. Apalagi saat mengangkut hasil panennya, warga selalu mengeluarkan dana yang cukup besar. Namun, setelah dibangunnya jalan tersebut otomatis beban para petani berkurang.

Selain jalan usaha tani Manjukki, pihaknya juga menganggarkan dana desa untuk pembangunan saluran limbah di Kampung Sinanoan Jorong Tanjung Aro Utara. Selanjutnya pengecoran jalan gang Masjid Nurul Huda Sinanoan Tanjung Aro Utara. Pembangunan jalan usaha tani Kampung Pegang Lama dan terakhir pembangunan jalan pemukiman kampung pegang lama.

Selain fokus kepada pembangunan fisik pihaknya juga menganggarkan dana desa/nagari untuk pemberdayaan masyarakat. Menurut Amri, pemberdayaan masyarakat/pelatihan-pelatihan sangat dibutuhkan oleh masyarakat itu sendiri karena majunya dan berkembangnya nagari itu sendiri ditentukan dan dipengaruhi oleh kualitas SDM.

Pada 2017 lalu, pihaknya telah berhasil menyelenggarkan berbagai pelatihan-pelatihan kepada masyarakat dan pembinaan-pembinaan kepada kelompok tani yang dianggarkan dari dana desa/nagari. Termasuk pelatihan menjahit, memasak, pelatihan salon, pelatihan pembuatan pupuk kompos bagi kelompok tani, pelatihan industri rumah tangga.

Diungkapkan Amri pada 2017 lalu, total dana desa/nagari yang diterima oleh Nagari Bahagia Padang Gelugur sebesar Rp912.6 56.900. Sementara pada tahun ini, terjadi pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat. Bukan saja di Nagari Bahagia, tapi seluruh nagari di Pasaman mengalami hal yang serupa.

“Benar tahun ini terjadi pemangkasan hampir Rp100 juta lebih dari pemerintah pusat, dari dana sebesar Rp 900 juta lebih pada tahun 2017 lalu. Tahun ini kita hanya mendapat kucuran sebesar Rp771.162.200, alasannya sampai saat ini kita belum tau persis,” jelasnya.

Padahal kata Amri, Nagari Bahagia belum bisa dikatakan nagari yang mandiri. Artinya masih perlu dana yang tinggi untuk kemajuan dan meningkatkan SDM. Tahun 2018 ini pihaknya akan memfokuskan anggaran dana desa/nagari tersebut untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat. Sebab, a masyarakat di nagarinya saat sangat membutuhkan berbagai macam pelatihan-pelatihan, mengingat kemampuan warganya masih terbatas.

“Benar, dana desa tahun ini kita fokuskan untuk pemberdayaan masyarakat. Seperti pelatihan bengkel, pelatihan servis HP, peningkatan menjahit, pelatihan dasawisma, pelatihan tata boga dan tata busana bagi kelompok wanita dan lain-lain,” jelasnya.

Mengingat kata Amri, anggaran dana desa tahun 2017 untuk fisik sudah dianggarkannya hampir 60 persen dari dana desa/nagari. Padahal kata dia, majunya suatu nagari tersebut ditentukan dari kualitas sumber daya manusianya.

Disamping itu pihaknya telah membentuk Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) dan sudah mulai eksis ditengah masyarakat mulai tahun 2017 lalu. Saat ini Bumnag Nagari Bahagia bergerak di bidang simpan pinjam, bantuan usaha kelompok ekonomi produktif.

Pada tahun 2018 ini, pemerintahan Nagari Bahagia melakukan penyertaan modalnya kepada BUMNag sebesar Rp400 juta. Dimana sebelumnya pada tahun 2017 lalu pihaknya hanya mampu menganggarkan untuk Bumnag sebesar Rp262 juta. Ini semua dilakukannya untuk menunjang kesejahteraan masyarakatnya sendiri.

Wali Nagari Bahagia Amri Pasaribu sangat mendukung adanya dana desa yang telah dianggarkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Desa. “Programnya sangat bagus, jelas, dan sangat menyentuh pembangunan fisik di setiap desa/nagari di Indonesia khusunya di Pasaman, selain fisik juga di dukung dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat. Ke depannya tentu masyarakat kita akan mempunyai kecakapan dan kemampuan sendiri,” jelas Amri Wali Nagari Bahagia Padang Gelugur. (cr6)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional