Menu

Brutal! Mamak Bunuh Kemenakan karena tak Diberi Rokok

  Dibaca : 295 kali
Brutal! Mamak Bunuh Kemenakan karena tak Diberi Rokok
ILUSTRASI

SIJUNJUNG, METRO – Sebuah peristiwa memiriskan terjadi di Desa Kampung Baru, Kecamatan Kupitan, Kabupaten Sijunjung. Seorang mamak tega membunuh kemenakannya sendiri, gara-gara kandaknya tak diberi. Kini, Jepri (17), pelaku, harus meringkuk dalam jeruji besi, karena berbuat brutal. Dia membanting anak kakak kandungnya sendiri hingga tewas.

Kejadian berawal ketika Jepri yang tinggal di rumah kakaknya, ibu dari Nur Asyila Rahma Putri (2), balita yang menjadi korban berulah. Pelaku diketahui sudah lama mengidap gangguan jiwa, bahkan sempat diasingkan. Selama ini perilakunya belum membahayakan dan masih bisa bergaul dengan warga.

Namun, pada Senin (21/5) sekitar pukul 18.00 WIB, Jepri kumat. Dia meminta rokok kepada kakaknya yang tak lain adalah ibu korban. Bukannya menolak, tapi kakak korban memang tak memiliki rokok. Maklum perempuan. Lalu kakak pelaku meminta Jepri untuk menunggu sebentar hingga suaminya pulang.

Si Jepri tak sabar menanti. Tak lama berselang, tiba-tiba dia merampas anak kakaknya yang sedang digendong. Kakaknya terpekik, tapi tak bisa berbuat banyak. Seketika, Jepri membanting korban ke lantai hingga korban mengalami pendarahan di otak dan tak sadarkan diri.

“Pelaku mengidap gangguan jiwa. Dia tinggal dengan kakaknya. Karena tak dikasih rokok, pelaku langsung merampas anak tersebut dan membanting ke lantai, hingga korban meninggal,” kata Kapolres Sijunjung AKBP Imran Amir melalui Kapolsek IV Nagari Iptu Taufik dan Kasubag Humas Iptu Nasrul, Selasa (22/5).

Padahal, katanya, ibu korban tidak menolak. Tapi karena tak memiliki rokok, tentu dia minta tunggu suaminya.
“Tanpa diduga Jepri merampas anak balita tersebut dan membantingnya ke lantai,” tambah Kanit Reskrim Polsek IV Nagari Iptu Yuliza Herman.

Melihat kejadian tersebut, keluarga korban langsung melaporkannya ke Polsek IV Nagari. “Mengetahui hal tersebut, kita langsung mengamankan Jepri. Hingga kini, pelaku masih diamankan di Polsek IV Nagari, dan kasusnya masih dalam proses lebih lanjut,” ujarnya.

Polisi tidak bisa langsung memproses pelaku, karena diduga mengalami gangguan jiwa. “Akan kita periksa dan pastikan dulu, apakah korban mengidap kelainan jiwa atau tidak. Setelah itu barulah ditindaklanjuti terkait terbunuhnya seorang balita di Sijunjung ini,” sebutnya. (e)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional