Menu

Berlebihan Rayakan Kelulusan, Ratusan Pelajar Digiring ke Mapolresta

  Dibaca : 397 kali
Berlebihan Rayakan Kelulusan, Ratusan Pelajar Digiring ke Mapolresta
DIKUMPULKAN— Petugas polisi dan Pol PP Padang mengumpulkan para siswa SMA yang merayakan kelulusan dengan berkonvoi di jalan raya tanpa mengindahkan keselamatan.

PADANG, METRO – Sama seperti tahun sebelumnya, fenomena coret baju dan konvoi di jalan raya, menjadi tradisi yang rutin dilakukan siswa SMA yang merayakan kelulusan usai diumumkan. Kamis (3/5) menjadi hari pengumuman kelulusan SMA di tahun ini.

Untuk mengantisipasi terjadinya aksi konvoi dan ugal-ugalan menggunakan sepeda motor, Polresta Padang melakukan penertiban. Hasilnya, ratusan pelajar yang kedapatan konvoi tanpa memakai helm diamankan di beberapa lokasi berbeda di Kota Padang. Pelajar beserta dengan sepeda motornya dibawa ke Mapolresta.

Pantauan POSMETRO, di Jalan Samudera Pantai Padang, Jalan Gunung Padang, GOR H Agus Salim, Jalan Dr Soetomo, Jalan Sutan Syharir, di kawasan Bungus, terlihat para pelajar dengan baju penuh coretan cat konvoi menggunakan sepeda motor. Ada yang pasangan, ada juga yang berbonceng tiga, tanpa menggunakan helm.

Bahkan, saat konvoi, terlihat para pelajar tersebut ugal-ugalan di jalan raya. Mereka memberhentikan sepeda motor di tengah jalan, ada yang kecepatan tinggi, ada juga yang kecepatan rendah, sehingga berdampak terhadinya kemacetan lalu lintas.

Kepala Bagian Operasional Polresta Padang Kompol Ediwarman mengatakan ratusan para pelajar diamankan karena konvoi dengan sepeda motor. Mereka berkendara tidak dilengkapi dengan surat -surat kendaraan, ada juga tanpa helm.

”Yang jelas kita mengamankannya untuk menjaga keselamatan mereka serta orang lain dan pengguna jalan lainnya akibat mereka konvoi tidak sesuai lagi dan tidak mementingkay keselamatan,” kata Ediwarman, di Polresta Padang, kemarin.

Ediwarman menyebutkan, para pelajar yang merayakan kelulusan sekilah dengan cara berkonvoi ini sangat mengganggu masyarakat pengguna jalan. Terjadi kemacetan total seperti di kawasan Bungus.

”Di Bungus terjadi kemacetan total, jalan raya dipenuhi oleh pelajar, mengantisipasi hal tidak diinginkan merka ditertibkan dan dibawa ke Polresta Padang,” ungkap Ediwarman.

Ediwarman menuturkan, para pelajar yang terjaring selanjutnya diberikan pembinaan dan mereka akan dipulangkn setelah orang tuanya dipanggil. Sedangkan sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat diproses.

Kasat Lantas Kompol Asril Prasetya mengatakan, terkait pengumuman hasil ujian nasional pada hari ini, untuk mengantisipasi adanya konvoi sepeda motor yang ugal-ugalan di jalan, pihaknya melakukan pembubaran serta melakukan tindakan terhadap siswa yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

”Kita telah mengimbau tidak usah melakukan konvoi menggunakan sepeda motor. Lebih baik merayakan kelulusan di sekolah dengan melakukan hal-hal yang lebih bermanfaat. Kita tetap akan melakukan antisipasi dengan melakukan pengamanan di jalan raya untuk mengantisipasi konvoi,” kata Asril Peasetya. (rg)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional